NEWS

Kementerian Pemuda dan Olahraga mengirimkan nota protes ke Sekjen Menpora Malaysia atas insiden pengeroyokan suporter Timnas Indonesia di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Dalam nota protes tersebut meminta Menpora Malaysia, Syed Saddiq melakukan proses hukum terhadap pelaku pengeroyokan dan segera meminta maaf kepada rakyat Indonesia.

Seperti diketahui nota protes ini bermula akan aksi tidak terpuji sekelompok oknum suporter Malaysia yang melakukan pemukulan dan pengeroyokan terhadap suporter Indonesia.

Kejadian tersebut terjadi saat Timnas Indonesia menghadapi Timnas Malaysia dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022 Qatar di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur. Atas insiden ini, Kemenpora Indonesia melalui Sesmenpora, Gatot S Dewa Broto mengirimkan nota protes terhadap pemerintah Malaysia. 

Dalam nota protes bernomor 11.22.11/SET/IX/2019 ada dua poin yang disampaikan. Yakni poin pertama berbunyi meminta pemerintah Malaysia untuk melakukan proses hukum terhadap oknum pelaku suporter Malaysia yang melakukan pemukulan terhadap fans Indonesia secara prosedural, objektif dan transparan.

Poin kedua pemerintah Malaysia menyampaikan permohonan maaf secepatnya, karena pada kejadian serupa di Stadion GBK, pemerintah Indonesia paginya Menpora Imam Nahrawi melakukan permintaan maaf.

Itikad permintaan maaf ini sesungguhnya pernah dilakukan oleh Menpora Malaysia, Khairy Jamaluddin pada kasus bendera terbalik di SEA Games 2017 silam di Malaysia.